Senin, 07 Maret 2016

Mulai dari rumah

Syukur adalah cara termudah untuk memulai senyuman.

Awali dari rumah Anda.

Kenapa Senyum

Tujuan memberikan senyuman itu bukan hanya untuk ibadah semata, namun di balik itu semua tujuan senyum itu adalah untuk menyebarkan Rahmat Allah kepada seuma.
Beri senyuman kepada setiap orang yang Anda jumpai, kepada teman hidup Anda, atau bahkan kepada tumbuh-tumbuhan sekalipun.

Jangan takut dibilang gila. Takut lah jika Anda tidak berbeda dengan Anda yang kemarin. Takut lah jika belum memberikan perubahan bagi orang-orang di sekeliling kita.

Lihatlah perbedaan diri Anda saat kita dapat melakukan ini dan lihat lah perubahan orang-orang di sekeliling Anda.

Minggu, 06 Maret 2016

Tentang Senyuman

Jangan remehkan sesuatu yang kecil.


Senyum itu mudah, bagi sebagian orang, dan di saat tertentu. Namun, pada kenyataannya senyum itu sulit, bahkan dapat dirasa mustahil.

Coba lah.. coba Anda tersenyum jika Anda menjalankan profesi sebagai sekuriti..
tapi saya juga punya teman seorang sekuriti yang selaluu tersenyum saat bertugas..
mungkin seorang pegawai akunting, atau pegawai bank..
ah, itu pun saya kenal banyak orang yang selalu tersenyum saat menjalankan pekerjaannya..

oh ya..
bagaimana bila Anda seorang 'alim yang masuk ke tempat ibadah bahkan jauh sebelum waktunya karena Anda ingin memperbanyak amalan agar Anda termasuk orang yang mendapat banyak pahala.
atau bagaimana jika Anda seorang pengusaha yang sedang memanfaatkan waktu Anda untuk mencari sebuah berita di internet untuk menguatkan argumen Anda saat presentasi di esok hari.

Di saat-saat yang sedang kita remehkan ini justru kita melupakan senyum yang harusnya kita berikan kepada teman duduk kita, saudara seiman, pasangan kita atau bahkan anak kita sendiri.

Saya coba mengumpulkan beberapa catatan disini, untuk saya sendiri tentunya, agar dapat terus dapat melakukan senyuman di setiap saat. Senyuman yang baik, dan menghangatkan dan menyenangkan tentunya, bagi orang lain.